Jasa pembuatan AI untuk membantu bisnis mengotomatiskan proses, menganalisis data, meningkatkan efisiensi, dan mengembangkan solusi digital cerdas.
Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan perusahaan untuk mengotomatisasi proses, mengolah data, meningkatkan produktivitas, dan membantu pengambilan keputusan. Namun, setiap bisnis memiliki proses operasional, data, sistem, dan kebutuhan yang berbeda.
Karena itu, menggunakan aplikasi AI yang sama untuk semua perusahaan belum tentu menjadi solusi terbaik. Jasa buat AI dapat membantu perusahaan mengembangkan solusi Artificial Intelligence yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari AI assistant, chatbot, pengolahan dokumen, analisis data, hingga integrasi AI dengan CRM, ERP, website, dan software internal.
BMS Services membantu perusahaan merancang dan mengembangkan solusi AI yang terintegrasi dengan kebutuhan digital perusahaan. Solusi dapat dikembangkan sebagai aplikasi AI tersendiri maupun sebagai bagian dari layanan software development dan sistem digital yang sudah digunakan.
Jasa buat AI adalah layanan pengembangan solusi berbasis Artificial Intelligence untuk membantu perusahaan menyelesaikan kebutuhan bisnis tertentu.
Pengembangan AI tidak hanya berarti membuat chatbot atau menghubungkan aplikasi dengan AI model. Solusi perlu dirancang berdasarkan masalah bisnis, proses kerja, data yang tersedia, pengguna sistem, serta sistem lain yang perlu diintegrasikan.
Contoh kebutuhan yang dapat dikembangkan melalui solusi AI meliputi:
AI chatbot untuk customer service
AI assistant untuk karyawan
Otomasi proses bisnis
Analisis data dan reporting
Pengolahan dokumen otomatis
Pencarian informasi dari dokumen perusahaan
AI untuk CRM
AI untuk ERP
Sistem rekomendasi
Klasifikasi data dan dokumen
Ekstraksi informasi
Natural Language Processing
Generative AI
Integrasi AI dengan aplikasi bisnis
Dengan pendekatan custom, perusahaan dapat menentukan bagaimana AI digunakan sesuai dengan proses dan tujuan bisnis.
Jika kebutuhan perusahaan mencakup pengembangan software yang lebih luas, solusi AI juga dapat menjadi bagian dari custom software solutions.
Banyak perusahaan sudah memiliki data dalam jumlah besar, tetapi belum dapat memanfaatkannya secara optimal.
Data dapat berasal dari:
CRM
ERP
Website
Database
Sistem penjualan
Sistem inventory
Dokumen perusahaan
Customer service
Aplikasi internal
Sistem operasional
Tanpa sistem yang tepat, karyawan masih harus mencari, memeriksa, mengelompokkan, dan menganalisis informasi secara manual.
AI dapat membantu mengurangi pekerjaan tersebut.
Sebagai contoh, perusahaan yang menerima banyak pertanyaan pelanggan dapat menggunakan AI untuk memberikan jawaban atas pertanyaan umum. Perusahaan yang memproses ratusan dokumen dapat menggunakan AI untuk mengekstraksi informasi dari invoice, formulir, atau dokumen lainnya.
Namun, tujuan penggunaan AI bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi.
Jasa pembuatan AI seharusnya membantu menyelesaikan masalah bisnis yang nyata.
Karena itu, BMS Services memulai pengembangan dengan memahami kebutuhan perusahaan sebelum menentukan teknologi yang digunakan.
AI chatbot dapat membantu perusahaan menangani pertanyaan pelanggan secara lebih cepat.
Chatbot dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai:
Produk dan layanan
Harga atau informasi produk
Jam operasional
Prosedur pemesanan
Status layanan
Informasi pengiriman
FAQ
Panduan penggunaan
Untuk pertanyaan yang membutuhkan penanganan manusia, sistem dapat dirancang untuk meneruskan percakapan kepada customer service.
AI chatbot juga dapat diintegrasikan dengan website dan sistem bisnis lainnya.
Jika perusahaan membutuhkan pengembangan website yang terintegrasi dengan fitur AI, BMS juga menyediakan jasa website development.
AI dapat digunakan sebagai assistant internal untuk membantu karyawan menemukan informasi dengan lebih cepat.
Misalnya, perusahaan memiliki ratusan dokumen mengenai:
SOP
Kebijakan perusahaan
Panduan kerja
Dokumentasi produk
Prosedur operasional
Informasi internal
Daripada mencari informasi secara manual, karyawan dapat menggunakan AI assistant untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan informasi berdasarkan sumber data perusahaan.
Solusi seperti ini dapat membantu mengurangi waktu pencarian informasi dan meningkatkan produktivitas tim.
Banyak pekerjaan administratif terdiri dari aktivitas berulang.
Contohnya:
Menerima data.
Memeriksa informasi.
Mengklasifikasikan data.
Memasukkan data ke sistem.
Mengirimkan notifikasi.
Membuat laporan.
AI dapat dikombinasikan dengan workflow automation untuk membantu menjalankan bagian tertentu dari proses tersebut.
Dalam implementasinya, tingkat otomatisasi dapat disesuaikan dengan risiko proses. Untuk aktivitas yang membutuhkan keputusan penting, perusahaan tetap dapat menerapkan verifikasi manusia.
Untuk kebutuhan digitalisasi proses yang lebih luas, perusahaan juga dapat mempertimbangkan IT consulting & strategy.
Perusahaan yang menangani banyak dokumen dapat menggunakan AI untuk membantu membaca dan mengekstraksi informasi.
Contoh dokumen yang dapat diproses antara lain:
Invoice
Purchase order
Formulir
Kontrak
Laporan
Dokumen administrasi
Dokumen operasional
AI dapat membantu mengenali informasi tertentu dari dokumen kemudian meneruskannya ke sistem lain.
Misalnya, data dari invoice dapat diekstraksi kemudian dikirim ke sistem internal untuk diperiksa atau diproses.
AI dapat membantu perusahaan memahami data yang sudah dimiliki.
Penggunaan AI dapat mencakup:
Identifikasi pola penjualan
Analisis perilaku pelanggan
Analisis performa operasional
Klasifikasi data
Ringkasan laporan
Identifikasi tren
Analisis data historis
Hasil analisis dapat dikombinasikan dengan dashboard sehingga pengguna tidak hanya melihat angka, tetapi juga mendapatkan informasi yang lebih mudah dipahami.
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, solusi AI sebaiknya tidak dibuat menggunakan pendekatan yang sama untuk semua bisnis.
Jasa pembuatan AI custom memungkinkan perusahaan menentukan fungsi dan integrasi berdasarkan kebutuhan mereka.
Contohnya:
Perusahaan distribusi mungkin membutuhkan AI untuk membaca purchase order dan membantu memasukkan informasi ke sistem.
Perusahaan dengan customer service tinggi mungkin membutuhkan AI chatbot untuk menangani pertanyaan pelanggan.
Perusahaan dengan banyak dokumen internal mungkin membutuhkan AI assistant yang dapat mencari informasi dari knowledge base perusahaan.
Perusahaan dengan sistem CRM atau ERP mungkin membutuhkan AI yang dapat membantu pengguna membaca dan memahami data yang sudah tersedia.
Dalam setiap kasus, teknologi yang digunakan dapat berbeda.
Karena itu, pengembangan AI sebaiknya dimulai dari business problem, bukan dari teknologi yang sedang populer.
Salah satu keunggulan solusi AI custom adalah kemampuannya untuk diintegrasikan dengan sistem yang sudah digunakan perusahaan.
AI dapat dikembangkan untuk terhubung dengan:
CRM
ERP
Website
Database
Sistem HR
Inventory system
Sales application
Accounting software
Dashboard
Aplikasi internal
API pihak ketiga
Perusahaan tidak selalu perlu mengganti sistem yang sudah digunakan.
Dalam banyak kasus, AI justru dapat menjadi lapisan tambahan yang membantu pengguna memanfaatkan data dari sistem tersebut dengan lebih efektif.
Misalnya, AI dapat mengambil informasi dari CRM untuk membuat ringkasan aktivitas pelanggan atau menggunakan data ERP untuk membantu pengguna memahami laporan operasional.
Untuk perusahaan yang membutuhkan aplikasi web berskala besar, solusi AI juga dapat dikombinasikan dengan enterprise web applications.
AI dapat membantu tim sales dan customer service bekerja dengan data pelanggan secara lebih efisien.
Beberapa penerapannya antara lain:
Merangkum komunikasi dengan pelanggan
Mengelompokkan pertanyaan pelanggan
Membantu membuat draft respons
Mencari informasi pelanggan
Mengidentifikasi informasi penting
Membuat ringkasan aktivitas sales
Membantu mengklasifikasikan leads
AI tidak harus menggantikan keputusan manusia.
Sebaliknya, AI dapat berfungsi sebagai alat bantu yang membuat informasi lebih mudah diakses sehingga tim dapat bekerja lebih cepat.
ERP menghubungkan berbagai proses bisnis seperti keuangan, inventory, procurement, operasional, dan sumber daya manusia.
Ketika perusahaan memiliki banyak data yang tersimpan dalam ERP, AI dapat membantu pengguna mengolah informasi tersebut.
Contohnya:
Mencari informasi dari data ERP
Membuat ringkasan laporan
Mengidentifikasi pola
Membantu klasifikasi
Memberikan notifikasi
Mendukung analisis operasional
Implementasi AI pada ERP perlu mempertimbangkan struktur database, hak akses, keamanan, dan integrasi antar sistem.
Jika perusahaan sedang mengembangkan sistem ERP atau sistem bisnis terintegrasi, AI dapat menjadi salah satu komponen dalam ekosistem tersebut.
Pengembangan AI sebaiknya dilakukan melalui proses yang terstruktur agar solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Tahap pertama adalah memahami masalah yang ingin diselesaikan.
Tim dapat mengevaluasi:
Proses yang paling banyak memakan waktu
Aktivitas berulang
Data yang sulit digunakan
Informasi yang sulit ditemukan
Kebutuhan pengguna
Target bisnis
Tujuannya adalah menentukan apakah AI memang merupakan solusi yang tepat.
Setelah kebutuhan ditentukan, proses bisnis dan data yang tersedia perlu dianalisis.
Hal yang dapat diperiksa meliputi:
Sumber data
Struktur data
Kualitas data
Kelengkapan data
Sistem yang sudah digunakan
Hak akses
Kebutuhan keamanan
Integrasi yang diperlukan
Tahap ini membantu menentukan bagaimana solusi AI dapat diterapkan secara efektif.
Berdasarkan kebutuhan bisnis, teknologi yang sesuai dapat ditentukan.
Solusi dapat menggunakan:
Generative AI
Machine Learning
Natural Language Processing
Computer Vision
Document Processing
Knowledge Retrieval
Workflow Automation
Pemilihan teknologi dilakukan berdasarkan kebutuhan fungsi, bukan sekadar menggunakan teknologi yang sedang populer.
Setelah rancangan disepakati, sistem mulai dikembangkan.
Pengembangan dapat mencakup:
AI model integration
User interface
Database
API
Workflow
Business logic
Authentication
System integration
Solusi dapat dibangun sebagai aplikasi baru maupun diintegrasikan dengan software yang sudah dimiliki perusahaan.
Jika diperlukan, AI dapat dihubungkan dengan sistem seperti CRM, ERP, database, website, atau aplikasi internal.
Tahap ini penting agar AI tidak berdiri sendiri dan dapat digunakan dalam workflow bisnis yang sebenarnya.
Sistem perlu diuji sebelum digunakan secara luas.
Pengujian dapat mencakup:
Akurasi output
Performa
Keamanan
User experience
Integrasi data
Hak akses
Penanganan error
Kondisi penggunaan tertentu
Hasil pengujian digunakan untuk melakukan penyempurnaan sebelum implementasi.
Kebutuhan bisnis dapat berubah setelah sistem digunakan.
Karena itu, solusi AI dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penambahan fitur, integrasi, atau peningkatan kemampuan sistem.
BMS juga menyediakan maintenance & support untuk kebutuhan pemeliharaan dan pengembangan sistem digital.
Implementasi AI yang tepat dapat memberikan beberapa manfaat bagi perusahaan.
AI dapat membantu mengurangi pekerjaan manual dan berulang sehingga tim dapat berfokus pada aktivitas yang membutuhkan kemampuan manusia.
AI dapat membantu pengguna menemukan informasi dari dokumen, database, atau sistem perusahaan dengan lebih cepat.
AI dapat membantu mengolah data dan memberikan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bisnis.
Aktivitas seperti klasifikasi, ekstraksi data, dan pemrosesan informasi dapat dibantu dengan otomatisasi.
Ketika jumlah pelanggan, transaksi, atau data meningkat, otomatisasi dapat membantu perusahaan mengelola volume pekerjaan yang lebih besar.
Jasa buat AI dapat digunakan oleh perusahaan yang memiliki kebutuhan seperti:
Banyak proses manual
Data dalam jumlah besar
Customer service dengan volume tinggi
Banyak dokumen yang perlu diproses
Sistem bisnis yang belum terintegrasi
Kebutuhan reporting yang kompleks
Workflow berulang
Kebutuhan AI assistant internal
Kebutuhan otomatisasi proses
Solusi AI tidak terbatas pada satu industri. Teknologi dapat disesuaikan dengan proses bisnis dan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Pengembangan AI membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menghubungkan aplikasi dengan AI model.
Solusi perlu mempertimbangkan bagaimana teknologi tersebut bekerja bersama sistem dan proses bisnis perusahaan.
BMS Services dapat membantu dari tahap analisis kebutuhan hingga pengembangan dan integrasi solusi digital.
Pendekatan pengembangan meliputi:
Memahami kebutuhan bisnis
Menganalisis proses dan data
Merancang solusi
Mengembangkan software
Mengintegrasikan sistem
Melakukan testing
Melakukan maintenance dan pengembangan lanjutan
BMS juga memiliki layanan digital lain yang dapat mendukung pengembangan ekosistem teknologi perusahaan, mulai dari software development hingga AI & automation.
Anda juga dapat melihat portofolio BMS Services untuk memahami solusi digital yang telah dikembangkan.
Sebelum mengembangkan AI, perusahaan tidak harus sudah memiliki spesifikasi teknis yang lengkap.
Anda dapat memulai dengan menjelaskan:
Masalah yang ingin diselesaikan.
Proses yang saat ini masih dilakukan secara manual.
Sistem yang sudah digunakan.
Data yang tersedia.
Pengguna solusi.
Hasil yang ingin dicapai.
Dari informasi tersebut, kebutuhan teknis dapat dianalisis dan solusi yang sesuai dapat dirancang.
Jika Anda ingin mendiskusikan kebutuhan pengembangan AI untuk bisnis, hubungi BMS Services untuk membahas kebutuhan proyek Anda.